Bulan: November 2007

Nothing I Can Do 4 U

Seperti biasa, q g bs ngelakuin apa-apa buat saudara2ku. saudara sepupuku istrinya melahirkan, dan butuh banyak biaya saat di rumah sakit. what can i do? nothing! sama seperti ketika istri masku melahirkan melalui operasi caesar. g ada yang bisa dilakukan. bantu dana juga g bs walaupun drku sudah bekerja. diriku g pny tabungan. duit gaji always habis untuk kebutuhan sebulan, meskipun ku hemat2. sebenernya keadaan spt itu g kuharapkan, namun apa daya, tangan tak sampai 😀 dan harus kujalani dengan lapang dada.

saat ini kondisi keuangan sepupuku  dalam keadaan pas-pasan. g ada duit untuk persiapan persalinan. q jg g tau dana yang dibutuhkan untuk RS dapat dr mana. apakah pinjem, gadaikan barang atau apa. inget dl, waktu masku gadain mobil sepupu tuk bayar RS. skr saat mereka dalam kesulitan, kt malah g bs ngapa2in bwat bantu mereka. sedih g seh? 😦

memang kondisi keluarga saat ini, lebih miris klo dibandingkan tahun2 sebelumnya. serentetan musibah dan kejadian, seakan-akan g ada habisnya. mungkin ini cobaan dari Yang Di Atas. semoga saja bukan bala dan semoga kita bs menghadapinya. mudah2an kedepannya kondisi keuangan membaik. Amin 1000x 🙂

Musibah beruntun kah?

inget kejadian kemaren sore tgl (18 nopember 07), waktu itu ku lagi di depan rumah, abis ambil mangga di sebelah sungai mao di buat rujak (bkn rujak manis, tp asin) – dulu pohonnya, yg nanam masku -. selang beberapa menit ku nikmati rujak bersama mas, datanglah si paul. waktu itu ada ian, ikut2an orang lagi makan rujak. si ian di gendong ama masku, dan dibawa untuk dinaekkan ke motor paul. tiba2 si ian berteriak dan menangis. masku coba membujuknya, supaya g menangis, tp tangisan ian makin keras. ada apa gerangan?

kt waktu itu belom nyadar, klo si ian terkena knalpot spd motor yang dibawa paul.  q yang sedang duduk, teriak nyuruh masku membasuh kaki si ian. udah kebiasaanku, klo kena knalpot/panas, q selalu siram dengan air, agar efek panas bisa diredam dan luka yang diderita g semakin parah.

tangisan ian makin menjadi. dia nangis sekuat2nya. masku tadi mengira klo ian terkena knalpot di bagian punggung kaki. ternyata setelah dicek ulang, 4 jari kaki ian, jempol – jari kelingking bagian bawah melepuh. saat dibawa ke mendekat ke sepeda paul, ian malah tambah nangis, mungkin dia trauma karena terkena panas knalpot. biasanya dia suka sekali minta ikut naek dan jalan2 dengan sepeda motor.

malam harinya, ian masih rewel. dia g bs jalan karena kakinya melepuh. memang sore dan malemnya ian dikasih obat luka bakar (bioplasenton), namun obat tersebut belum bs membuat kakinya sembuh total. ian cuma bisa berbaring dan dudukpun dengan bersimpuh. dia g bisa jalan seperti biasanya.

kasian sekali si Ian. apa daya, klo emg udah musibah g akan ada yang bisa mengelak. seharusnya ian memakai sepatu, tetapi dia sudah terbiasa dengan sandal yang dipake tiap hari(emg model sandal tanpa penutup kan?). kedepannya, ian kudu pake sepatu, biar kejadian spt ini bs dicegah. paling ngga ian bs aman dari panas knalpot, karena ada bagian sepatu yang melindungi kulit kakinya.

oia hampir lupa, beberapa musibah terjadi juga selang bebrapa menit. al:
– kaki mb tutik melepuh, karena dia bereksperimen dengan panas knalpot yang mengenai kaki ian. dia mencoba nempelin kakinya ke knalpot, untuk membuktikan knalpot panas tsb lah yang membuat jari kaki ian melepuh.
– nando anak mb tutik bermain sepeda dengan icha, kakaknya. pipi bagian kanan luka. entah apa yang bikin dia seperti itu. walaupun terluka, nando g nangis. emg sempet ampir nangis, tp g jadi.
– mas kamal, jatuh dr pohon mangga yang buahnya q bikin rujaan n mo di panen karena hampir mateng. dia jatuh ke kali berada persis disebelah pohon mangga, karena ranting pohon yang diinjaknya patah. posisi kepala duluan, tp untungnya kali lumayan banyak aer, jadi dia cm lecet ringan :D. bajunya basah dan berlumuran lumpur. dia cepet2 naek dari kali –mungkin malu jatuh ke sungai, kali ya?– lalu mandi di depan rumah. 🙂

musibah beruntun kah ini?