Mengapa Menunda Pernikahan ?


Dapet dari milist, lumayan buat posting🙂

Rosulullah pernah berkata kepada Ali ra: Hai Ali, ada 3 perkara yang jangan kamu tunda-tunda pelaksanaannya, yaitu shalat apabila tiba waktunya, jenazah apabila sudah siap penguburannya, dan wanita bila menemukan pria sepadan yang meminangnya (HR. Ahmad)

Kalau kita tanya seseorang pemuda/pemudi, Mengapa belum menikah? Maka jawabanya antara lain:

   1. Masih kuliah/menuntut ilmu.

      Dikhawatirkan bila menikah akan mempengaruhi prestasi belajar dan
      mempengaruhi persiapan masa depan. Hal ini sesungguhnya tergantung
      dari manajemen waktu, waktu yang biasanya dipakai untuk hura-hura
      setelah waktu kuliah, diganti dengan mencari nafkah atau
      bercengkrama dengan keluarga.

      Disisi lain, bisa menghemat sewa kamar (kost-kost an), dapat
      saling membantu mengerjakan tugas (kalau satu bidang studi) atau
      dapat memperluas wawasan diskusi interdisipliner misalnya suami
      studi ilmu komputer dan istri akutansi maka diskusi komputasi
      akutansi akan nyambung, atau biologi dengan kimia diskusi tentang
      biokimia.

   2. Bila menikah akan terkekang

      Tidak bisa bebas lagi, tidak bisa kongkow-kongkow di mal setelah
      pulang kuliah atau kerja, bertambah beban tanggung jawab untuk
      memberi nafkah istri dan anak. Sedangkan Rosul bersabda: "Bukan
      golonganku orang yang merasa khawatir akan terkungkung hidupnya
      karena menikah kemudian ia tidak menikah" (HR Thabrani).

   3. Belum siap dalam hal materi/rezeki.

      Banyak yang beranggapan kalau mau menikah harus siap materi, yang
      berarti harus punya jabatan yang mapan, rumah minimal BTN,
      kendaraan dll, sehingga bila belum terpenuhi semua itu, takut
      untuk "maju". Sedangkan Allah menjamin akan memberikan rizki bagi
      yang menikah seperti dalam firmanNYA:

      Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan
      orang-orang yang patut (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang
      perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan
      kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha
      Mengetahui. (QS. 24:32).

      Rasulullah SAW bersabda :
      ?Carilah oleh kalian rezeki dalam pernikahan dalam kehidupan
      (berkeluarga)? (HR Imam Ailami dalam musnad Al Firdaus).

   4. Tidak ada/belum ada jodoh

      Masalah memilih jodoh telah di jelaskan pada tazkiroh 2 pekan yang
      lalu, dibawah ini adalah pesan Rosul SAW: Imam Thabrani
      meriwayatkan dari Anas bin Malik r.a. bahwa Rasulullah SAW
      bersabda : Barang siapa menikahi wanita karena kehormatannya
      (jabatan), maka Allah SWT hanya akan menambah kehinaan; barang
      siapa menikah karena hartanya, maka Allah tidak akan menambah
      kecuali kefakiran; barang siapa menikahi wanita karena hasab
      (kemuliaannya), maka Allah hanya akan menambah kerendahan. Dan
      barang siapa yang menikahi wanita karena ingin menutupi
      (kehormatan) matanya, membentengi farji (kemaluan) nya, dan
      mempererat silaturahmi, maka Allah SWT akan memberi barakah-Nya
      kepada suami-istri tsb".

      Imam Abu Daud & At Tirmidzi meriwayatkan,bahwa Rasulullah SAW
      bersabda : Tetapi nikahilah wanita itu karena agamanya.
      Sesungguhnya budak wanita yang hitam lagi cacat, tetapi taat
      beragama adalah lebih baik dari pada wanita kaya & cantik tapi
      tidak taat beragama)". Bukan berarti Rasulullah SAW mengabaikan
      penampilan fisik dari pasangan kita, sebagaimana Rasulullah SAW
      bersabda : Kawinilah wanita yang subur rahimnya dan pecinta " (HR
      Abu Daud, An Nasai & Al Hakim). Tiga kunci kebahagiaan suami
      adalah: Istri yang solehah: yang jika dipandang membuat semakin
      sayang, jika kamu pergi membuat tenang karena bisa menjaga
      kehormatannya dan taat pada suami".

   5. Mungkin masih ada alasan lainya, yang tidak akan dibahas disini
      misalnya:
          * Karena kakak (apalagi wanita) belum menikah
          * Karena orang tua terlalu selektif memilih calon mantu.
          * dll.

Manfaat menikah di usia muda:

    * Menjaga kesucian fajr (kemaluan) dari perzinaan serta menjaga
      pandangan mata. (QS 24: 30-31).

    * Dapat melahirkan perasaan tentram (sakinah), cinta (mawaddah) dan
      kasih sayang (rahmah) dalam hati. (QS 30:21).

    * Segera mendapatkan keturunan, dimana anak akan menjadi Qurrata
      A’yunin penyejuk mata, penyenang hati) (QS 25:74) Karena usia yang
      baik untuk melahirkan bagi wanita antara 20-30 tahun, diatas umur
      tsb akan beresiko baik bagi ibu maupun sang baby.

    * Memperbanyak ummat Islam. Seperti yang dipesankan Rosul, beliau
      akan membanggakan jumlah ummatnya yang banyak nanti di akhirat.

Kemuliaan menikah:

Barang siapa menggembirakan hati istri, (maka) seakan-akan menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya dari neraka. Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat.

Manakala suami merengkuh telapak tangan istri (diremas-remas), maka berguguranlah dosa-dosa suami-istri itu dari sela-sela jarinya." HR Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’ dari Abu Sa’id Al-Khudzri r.a.) Juga dapat ditambahkan, bahwa Islam memberi nilai yang tinggi bagi siapa yang telah menikah, dengan menikah berarti seseorang telah melaksanakan SEPARUH dari agama Islam!, tinggal orang tsb berhati-hati melaksanakan yang separuhnya lagi agar tidak sesat.

Rosul SAW bersabda:
Barang siapa menikah, maka dia telah menguasai separuh agamanya, karena itu hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi (HR Al Hakim). Kehinaan melajang/membujang: Orang yang paling buruk diantara kalian ialah yang melajang (membujang)dan seburuk-buruk mayat (diantara) kalian ialah yang melajang (membujang)" HR Imam, diriwayatkan juga oleh Abu Ya’la dari Athiyyah bin Yasar).

Itulah yang dapat saya sampaikan kali ini,silakan menambah pengetahuan ikhwati semua yang berencana menikah dengan membaca buku tentang pernikahan atau keluarga islami yang banyak dijual, antara lain:

    * Cahyadi Takariawan: Pernik-Pernik Rumah Tangga Islami
    * Muhammad Fauzil Adhim: Kupinang Engkau dengan Hamdalah
    * Mustaghfiri Asror: Hak dan Kewajiban Suami Istri.
    * Sholih Al Fauzan: Pemuda Islam di Seputar Persoalan yang Dihadapi.

Sumber asli dapat anda download di http://www.ululalbab.cjb.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s