Survey Plus-Plus


beberapa minggu ini saya nyurvey gardu Trafo milik PLN Distribusi Jatim APJ SBB dan SBS. kegiatan survey yang saya lakukan terkait dengan masalah tugas dari kantor, yang dalam proyeknya sendiri menyebutkan bahwa PLN Distribusi Jawa Timur khususnya untuk APJ Surabaya akan mengadakan meterisasi Gardu Trafo. meterisasi gardu trafo dimaksudkan untuk menekan angka losses (susut) pada feeder(penyulang). sebagaimana yang kita ketahui bahwa pada tiap akhir bulan penjualan listrik PLN mengalami penyusutan hingga 30%.

susut sendiri terjadi karena banyak faktor diantaranya:
1. pemasangan/pencurian listrik yang bersifat illegal
2. pembacaan meter pelanggan yang salah
3. dst

untuk menekan susut, maka perlu diadakan meterisasi gardu dengan AMR (automated meter reading), dimana pada masing-masing gardu trafo akan dipasang alat yang dinamakan AMR untuk dilakukan pembacaan terhadap variabel-variable yang mempengaruhi pemakaian listrik.

pada proyek AMR-isasi ini, gardu trafo milik PLN –tidak termasuk gardu pelanggan khusus (pabrik dsb), karena sudah terpasang AMR– yang akan diuji coba adalah sebanyak 500 gardu. klo berhasil akan di terapkan pada  10.000 gardu yang laen. sampai saat ini gardu trafo yang sudah dilakukan survey (pemotretan tiang, kondisi LV panel dan ground) baru 7 feeder dari total 9 feeder yang akan disurvey.

di sela-sela kegiatan survey, saya ketika sedang beristirahat, biasanya saya menyempatkan diri untuk minum sekedar untuk membuang haus. tak lupa juga saya tanyakan kepada sang penjual berapa omzet yang diperoleh setiap hari. mungkin anda tidak akan menyangka berapa jumlah yang diperoleh penjual minuman di pinggir jalan, karena anda mungkin menganggap remeh pendapatan mereka. seperti yang pernah saya tanyakan pada seorang penjual es susu kedelai dan es sirsak, mereka mengatakan bahwa pendapatan mereka rata-rata antar 100-200 ribu. belum lagi klo banyak pembeli, pendadapatan mereka bisa mencapai 300 ribu. kita ambil rata2 saja = (100+200)/2 = 150 rb
dalam satu bulan pedagang minuman menjual dalam 26 hari, maka pendapatan dalam satu bulan = 150 rb x 26 = 3.900 (tiga juta sembilan ratus ribu).

perhitungan diatas masih rata-rata, bagaimana klo misalkan pendapatan untuk beberapa hari >200 rb? coba hitung😀 ada lagi, warkop didepan rumah saya, penghasilan perhari bisa mencapai 1 juta rupiah! ya bener 1 jt rupiah, saya tidak mengada-ada. anda mungkin g akan percaya bukan? tapi itulah yang sebenarnya terjadi. maka saya katakan jangan remehkan mereka. sebab mereka menjadi raja/owner dari usaha mereka sendiri. mereka tidak di perintah atasan, mereka bebas menentukan apa yg mereka mau, tanpa harus berurusan dengan atasan yang kadang mungkin cerewet🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s