Ian N Ian’s Mother


Nama lengkapnya Muh. Gathan Ar-rosyi, biasa dipanggil "Ian". ian lahir pada 1 tahun yang lalu, tepatnya bulan januari 2006. sekarang usianya sudah 1 tahun lebih. ian sudah bisa berjalan n ngomong "ah", "ek" dst (bahasa bayi). tiap hari tingkahnya yang lincah selalu membuat kami sekeluarga terhibur. ian selalu membuat keributan dengan masuk ke ruang makan dan mengetuk piring dengan sendok yang diletakkan di meja makan.  ketika tahu ada anggota keluarga yang mau bepergian, ian akan menangis dan merengek minta ikut. ian jg paling suka ngeliat dan dengerin VCD. ketika ian ngeliat ada yang maem, ian bakal mendekati dan minta disuapin. klo kt lagi sholat berjamaah, ian jg ikut2an sholat. pas kt duah selesai n salaman, ia bakal datang ke tiap orang untuk salaman. yah begitulah kira2 gambaran tentang ian.

satu tahun yang lalu merupakan tahun yang berat. ian lahir bukan lahir dengan layaknya bayi lahir normal. ian lahir di rumah sakit melalui operasi caesar. ibu ian saat itu menginap di RS selama 4 hari. satu minggu berikutnya ibu ian harus kembali ke RS untuk menjalani operasi pengangkatan rahim, karena menurut dokter ada Infeksi di rahimnya. dan karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan, dengan terpaksa harus rahimnya harus dioperasi lagi untuk diangkat.

untuk operasi pengangkatan rahim ini, ibu ian harus menginap lagi, tp bukan di ruang bersalin melainkan ruang ICU. ibu ian untuk beberapa hari tidak sadarkan diri. saya sendiri waktu itu baru bs menjenguk pada hari ke 4 pasca operasi. saya lihat ibu ian menangis, entah apa yang dipikirkannya saya tidak tahu. apakah dia sedih karena dia tidak akan bs mempunyai anak lagi atau sebab lainnya, terus terang saya jg tdk tahu. yang jelas saat saya berada diruang ICU, ada perasaaan sedih saat saya melihatnya tergolek dan lebih sedih lagi saat melihat ia menangis.

betapa berat perjuangan seorang ibu, hanya untuk melahirkan seorang anak!! perjuangannya antara hidup dan mati. benar apa yg disabdakan rosulullah, bahwa  oang pertama, kedua dan ketiga yang paling berhak untuk kita mintakan maaf adalah ibu kita sendiri.

sudahkah anda memuliakan ibu anda???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s