Bulan: Maret 2007

Sarjana Muda

Sarjana Muda
Karya : Iwan Fals ( Album Sarjana Muda 1981)

Berjalan seorang pria muda
Dengan jaket lusuh dipundaknya
Disela bibir tampak mengering
Terselip sebatang rumput liar

Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat
Dengan langkah gontai tak terarah
Keringat bercampur debu jalanan

Engkau sarjana muda
Resah mencari kerja
Mengandalkan ijazahmu

Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
Tuk jaminan masa depan

Langkah kakimu terhenti
Didepan halaman sebuah jawatan

Terjenuh lesu engkau melangkah
Dari pintu kantor yang diharapkan
Terngiang kata tiada lowongan
Untuk kerja yang didambakan

Tak perduli berusaha lagi
Namun kata sama kau dapatkan
Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat

Engkau sarjana muda
Resah tak dapat kerja
Tak berguna ijazahmu

Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
Sia sia semuanya

Setengah putus asa dia berucap… maaf ibu…

————————————————————————————-

4 tahun lamanya ia bergelut dengan buku, skr ia lulus n ngga tahu harus kemana. berpuluh-puluh atau mungkin beratus lowongan telah ia kirimkan. namun, hingga saat ini ia pun belum mendapatkan pekerjaan dari surat-surat yang dia kirimkan. ngga tahu apa sebabnya.

bukannya kenapa-kenapa, dia adalah anak satu-satunya di dalam keluarga. dia yang diharapkan untuk menjadi penopang hidup keluarga. dia adalah seorang sarjana muda yang belum memiliki pengalaman di dunia kerja. dia jg blum punya pengalaman di bidang usaha apapun. satu-satunya yang menjadi kebanggaannya adalah ijazah yang ia dapatkan dari tempat ia menimba ilmu dulu. ia hanya ingin agar ilmu yang ia dapatkan bisa ia manfaatkan untuk membantu keluarga yang dicintainya. walaupun tidak membantu sepenuhnya, paling tidak dapat membantu meringkan beban yang mendera keluarganya saat ini.

…………..bwat sahabat

Temen Kantor Resign??

kmaren waktu di ruang kerja, gw dibilangin ama temen klo ada rekan sekantor yang di resign ama BOD. gemana ceritanya q jg g th, kata mbak yang crita ke gw sih gara-gara selalu telat masuk kantor. temen yang diresign tersebut klo dateng > jam 9:00, saat dimana BOD udah duduk di tempat kerjanya. sebenernya sih udah sering BOD negur dia, namun karena kebiasaan mandinya yang butuh waktu lama –diatas satu jam–, ye tetep ajah dia telat.

beberapa minggu ini, dia berusaha untuk mandi secepatnya, namun karena BOD udah kadung "marah", surat pernyataan untuk komitmen yang menyatakan g akan telat lagipun tak digubris ama BOD. BOD udah mantap dengan keinginannya untuk meresign temen gw tersebut. gw yakin klo temen gw bs ngga telat klo seandainya diberi kesempatan oleh BOD. emg beberapa minggu ini dia udah g telat kyk sebelum-sebelumnya dan itu gw anggap suatu kemajuan. namun apa mau dikata, "sabda pandita ratu" harus tetap dijalankan. sabda pandita ratu sekali diucapkan g bakal bisa ditarik lagi. lagian kt temen gw dia udah nandatangani surat resign tsb yang juga ditandatangani oleh manajernya.

kenapa gw menyesalkan surat resign tersebut? sebab gw g bakal ketemu ama dia lagi. gw g bakal lsg bs nanya 4 mata dengan dia. kata dia kan masih bs tanya via chat? tetep ajah g seenak klo ktm lsg. gw enak klo blajar ama dia, orangya g neko2 n klo punya ilmu orangnya g pelit. dia selalu memberikan ilmunya kepada orang laen. klo diminta bantuanpun, g pernah dia mengeluh. ya emg klo ada dia, klo gw ada yang baru gw kasih n dia jg begitu ke gw. jadi ada feedback, take and give.

sebenarnya klo dikantor waktunya fleksibel, masalah telat ini g bakal terjadi. namun karena dikantor orientasi pada jam kerja yang mengharuskan karyawan datang pada jam 08:00 dan pulang jam 16:00 (benernya klo plg jam 16:00 tepat bakal dibilang setrika), masalah ini timbul. klo gw perhatikan perusahaan IT yang mempekerjakan orang-orang IT pula, ada satu yang menarik. jam kerjanya fleksible jadi klo di perusahaan tersebut, g harus masuk jam 8:00, mau masuk jam 06:00 pun bisa asalkan dalam satu hari jam kerjanya tetep 8 jam. contoh klo masuk jam 06:00, pulang ya jam 14:00 atau > jam 8 masuk. dan enaknya lagi hari sabtu libur (klo t4 gw sabtu teteup masuk).

Paradoks Matematika

kmaren gw sempet baca-baca artikel yang diposting dimilis. isinya menarik sekalee, dan g pernah terpikirkan sedikitpun dalam benak gw. apa bener matematika itu ilmu yang pasti ataukah ada paradoks didalamnya? eh ternyata yang namanya matematika yang katanya ilmu pasti, g pasti2 amat koq. contohnya kek gini:

12 x 2 = 24,  dimana 12 = 24 / 2 atau 2 = 24 / 12.

lho apa hubungannya angka diatas dengan paradoks matematika? tentu ajah ada. coba u perhatikan contoh dibawah ini:

12 x 0 = 0, klo kita menuruti kaidah rumus diatas, untuk mendapatkan nilai 12 maka 0 harus dibagi dengan 0 kan? (12 = 0 / 0) nyatanya rumus diatas untuk 0 tidak berlaku. inilah yang dikatakan paradoks 🙂

ada lagi contoh niy: 0 / 0 = 13??? bener coba u perhatikan operasi berikut: 13 x 0 = 0. brarti untuk angka-angka yang lain jg berlaku ( 0/0 bisa saja nilainya – (minus) tak terhingga hingga + (plus) tak terhingga).

any comment 😀

Error AJAX

beberapa hari yang lalu gw sempet bikin aplikasi web sederhana make ajax (PHP n MySQL). aplikasi yang gw buat jalan dengan mulus. beberapa hari berikutnya timbul masalah pada aplikasi ajax tersebut. scriptnya ngeload tapi g ada yang tampilkan. gw coba googling buat dapetin solusinya.

mula-mula gw coba tampilin pesan yang ada di script, untuk mengetahui error apakah gerangan yang tampil dengan menambahkan alert pada script AJAX tsb. selanjutnya gw cobain di browser, ternyata error yang tampil adalah 505 (HTTP Version Not Supported). masa iya headernya g support padahal gw g ngubah header tuh. gw edit header script web. gw ganti HTTP / 1.0 sampe HTTP /1.1 ternyata g pengaruh, tetep ajah hasil scriptnya g dijalankan, g ada tampilan di browser. selanjutnya gw masuk ke direktori apache tuk ngliat error log (error.txt di /apache/log) ternyata muncul pesen ini

[Fri Mar 09 09:30:39 2007] [error] [client 127.0.0.1] PHP Fatal error:  Cannot redeclare selangseling() (previously declared in E:\\www\\ajax\\php-function.php:255) in E:\\www\\ajax\\dbfunctions.php on line

weww ternyata masalahnya ada di function yang terdeklarasi dua kali (di file php-function.php dan dbfunction.php) sehingga menyebabkan script php ga dijalankan. gw apus salah satu functionnya n gw jalanin ternyata berhasil bo!!!

skr yang gw pikirkan adalah bagaimana cara menampilkan error di php via AJAX? klo berhasil gw g perlu liat errornya di error log, cukup liat di browser ajah. dan ini akan menjadi tantangan dan PR gw selanjutnya 😀

doakan moga cepet selesai 😀

Anak Angkat

kmaren saya berkunjung ke rumah temen. beliau adalah teman sekantor saya di satu divisi. saya kerumahnya karena dia minta tolong untuk memperbaiki PC-nya. katanya windowsnya g bisa booting.  saat proses booting windows slalu restart.

saya coba perbaiki dengan masuk ke save mode. windows ternyata restart lagi. lalu saya coba save mode with command prompt, with logging dst, tp windows tetep ajah ngga mao masuk. opsi terakhir saya gunakan ada booting dengan CD Windows lalu masuk ke repair mode. disitu saya ketikkan CHKDSK /R untuk memperbaiki file yang mungkin corrupt pada saat di baca ketika booting. setelah selesai saya restart kembali dan akhirnya bs masuk ke windows dengan lancar.

————-

yang ingin saya critakan disini bukan masalah fix winwdowsnya. akan tetapi obrolan singkat dengan temen saya tersebut.
saat itu saya tanyakan: "anak siapa ini?"
"anak orang dulu yang kos disini" katanya.
"lho bukan anak bapak?" kata saya.
"bukan!" katanya lagi

saya ngga tau klo anak laki-laki yang dia bawa adalah anak orang. saya pikir waktu saya ke rumahnya, anak tersebut adalah anaknya. eh ternyata bukan.

temen saya tersebut lalu bercerita. 5 tahun lalu ada pasangan suami istri yang berada satu kompek kos dengannya, mempunyai serang anak yg usianya 3 bulan.  pasangan suami istri berpamitan  mo pulang ke kampung halamannya selama 2 hari. bayi tersebut dia titipkan kepada temen saya lalu pasangan itu pulang.

selama dua hari pasangan tersebut oleh teman saya nantikan, akan tetapi pasangan itu tidak kunjung datang. hari berikutnya pasangan tersebut juga ngga datang. temen saya sebenernya ingin mengembalikan bayi yang dititipkan kepadanya, tapi dia ngga tau alamat kedua orang tuanya. hingga 4 tahun anak itu diasuh olehnya, ortu yang dinanti blum juga datang.

saat ini usia anak tersebut sudah 5 tahun. 7 bulan yang lalu ibu anak tersebut datang ke temen saya. dia mau mengambil anak tersebut. oleh temen saya ngga dia berikan. alasannya katanya ibu anak tersebut sudah cerai dengan suaminya. takutnya nanti suaminya datang untuk mengambil anak itu. selain itu dia denger klo 3 anaknya yang laen saat ini berada di panti asuhan. mungkin temen saya kasihan, dia ngga ingin anak yang dia asuh berada di panti. lebih baik dia saja yang mengasuhnya.

namun skr permasalahannya adalah bolehkah temen saya mengambil anak tersebut?? padahal orang tua datang untuk mengambilnya. dari segi hukum baik agama maupun UU bagaimana? temen-temen tolong kasih comment 😀

thx

Kuliah Lagi Apa Ngga?

Kmaren temen satu kelas di kampus IT nelpon. dia mo nawarin tuk kul bareng di salah satu PTS di surabaya. katanya kita kudu bayar Rp. 8.5 jt, tanpa tambahan biaya apapun di jurusan Teknik Informatika. dalam waktu 1.5 tahun kita dijamin bakal lulus. dia pengen banyak rekan-rekan yang masuk ke sana., soalnya tambah banyak temen kan tambah asyik katanya. dan yang terpenting kuliahnya cuma hari sabtu ama minggu ajah. ah masa ia? ya!!! katanya dia seh begitu 😀

Sekilas tawaran tersebut sangat menarik dan menggiurkan. bagaimana mgga?!! wong dalam waktu 1.5 tahun dan biaya awal Rp. 8.5 jt kita sudah lulus dan bakal dapetin ijazah sarjana (S1). bandingkan klo masuk ke kampus kita dolo. mo lintas jalur kudu ngerogoh kocek yang gede. untuk awal masuk saja sudah Rp. 10.4 jt (SPP + sumbangan pembangunan) belum lagi biaya SPP yang dikeluarin persemester yang berada di kisaran Rp 2.5 jt. gemana lagi klo 2 taon kaga lulus? wah spp-nya bakal nambah n membengkak dunk!!!! 😀

Gambaran di atas memperlihatkan betapa buruknya dunia pendidikan di Indonesia. di satu pihak, lembaga pendidikan hanya menjual title yang dengan enaknya menaikkan biaya kuliah sehingga yang tidak memiliki dana akan kelimpungan karena tidak mampu untuk membayar biaya kuliah yang mahal. sedangkan dipihak mahasiswanya (g semwah lho :D) cuma mengharapkan gelar, tanpa mau memperdulikan dia itu pny ilmu apa ngga, yang penting dapet titel. sementara di pihak yang lain, banyak perusahaan yang membayar lebih karyawannya hanya karena berdasarkan titel yang didapet dari kampus (entah S1, S2 atau S3). sedangkan karyawan yang hanya menempuh pendidikan lebih rendah, dihargai lebih rendah dari mereka yang punya title. Ironis bukan?! hanya karena titel akan membuat gaji karyawan menjadi lebih besar! tak salah kiranya jika lembaga Perguruan Tinggi hanya menjadi mesin pencetak "title", yang berkedok pendidikan dengan harga tinggi, karena dengan titel akan menaikkan harga jual di dunia kerja.

lantas yang perlu disalahkan siapa? lembaga pendidikan kah atau perusahaan? saya kira kedua2nya salah!!! dunia pendidikan tidak seharusnya menaikkan biaya. seharusnya mereka mencetak alumnus yang memiliki pengetahuan dan skill yang bisa digunakan dan dimafaatkan di dunia kerja, bukan hanya mengharapkan duit dari mejual titel. sedangkan perusahaan tidak seharusnya membayar berdasarkan titel yang disandang, namun yang harus diperhatikan adalah skill dan pengalaman yang dimiliki oleh karyawan tsb.

jadi kuliah apa ngga? klo tujuannya untuk mendapatkan gelar saya bilang mendingan g usah kuliah deh!!! klo tujuannya pengen dapetin ilmu? ya bs saja saya kuliah, namun untuk sekarang blum bs lagi. lagian ilmu itu kan ngga hanya didapetin di dunia pendidikan. di dunia kerja pun kita juga bs dapetin ilmu koq. selain itu juga yang paling utama adalah karena alasan keuangan yang belum memungkinkan. lho kan sudah kerja? masa ngga pny tabungan? ya sebenarnya emg kerja, namun gaji yang saya dapatkan digunakan untuk membayar kebutuhan lain, misal: kredit sepeda, rek telp, listrik, beli voucher, bensin dan kebutuhan lainnya. lantas berapa uang yang bisa anda tabung? wah… jangankan bwat nabung, duit cukup untuk ampe bulan berikutnya ajah udah bersyukur bo!!