Bulan: November 2006

Yg Paling Gw Benci!

1. Bangkai tikus dibuang ditengah jalan
sudah jadi kebiasaan mungkin, saat ini orang-orang indo mulai membuang bangkai tikus ditengah jalan. setiap hari ketika kita melewati jalan umum, kita disuguhi pemandangan menjijikkan. betapa ngga,  bangkai tikus dibuang dan dibiarkan ditengah jalan yang ketika dilindas oleh mobil, ususnya terburai.

klo kita tanyakan pada mereka knapa harus membuang bangkai tikus di tengah jalan? mereka menjawab karena bangkai ngga akan ngeluarin bau busuk. jawaban yang simple bukan? seolah-olah mereka hanya mentingin egonya sendiri. mereka ngga berpikir efek yang ditimbulkan thp orang lain.
akan tetapi hal tersebut dibiarkan seolah sudah biasa, g perlu diributkan. jika ini terus menerus dibiarkan hingga menjadi kebiasaan, yang tentu saja merupakan kebiasaan buruk (bad habit).

2. Knalpot dimiringkan ke sebelah kanan
knalpot bus/truk yang seharusnya menghadap lurus kebelakang, sekarang mulai dimodifikasi oleh sopir truk/bus yang tak tau aturan. mereka mungkin berpikir klo dimiringkan ke kanan ngga ada pengendara yang lain yang kena asap. berbalik dengan kenyataan, ketika knalpot dimiringkan asap yang tadinya terbuang kebelakang dan tidak menyebar, akhirnya menyebar lbh meluas dan mengenai pengendara yg berada disamping. selain itu ketika knalpot mengarah kesamping, pengendara lainnya akan terkena panas dr asap pembuangan.

3. Acara nutup jalan umum

seperti biasa, ketika ada acara hajatan (pernikahan dlsb), secara tidak langsung orang yang punya hajatan –terutama yg tidak mempunyai halaman rumah yang cukup luas dan berada dekat jalan– akan menggunakan jalan, untuk tempat dilangsungkannya acara. ketika badan jalan terpakai –dan apalagi klo menutup jalan umum– hampir bisa dipastikan pengendara yang lewat dijalan tersebut ngalah demi kepentingan si yang pny hajatan. hal tersebut klo kita nalar pasti tidak memberikan kenyamanan terhadap pengendara, dan oleh si empunya hajatan dengan menutup jalan sudah dianggap bukan masalah sehingga ngga pernah dipikirkan jalan pemecahannya.

4. Nyiram jalan dengan air got
ketika lewat tengah hari, matahari sedang terik-teriknya orang2 banyak yang menyiram halaman rumah bahkan jalan dengan air. sebagian menggunakan air bersih sedangkan yang lain mengambil air got. klo menyiram dengan air bersih g masalah, yang jadi masalah ketika menggunakan air got. air got yang notabene air yang bisa dipastikan kotor digunakan oleh orang untuk menyiram jalan yang ada didepan rumah. klo kt nalar, orang yang menyiram dengan air got tersebut tidak memiliki akal. bagaimana tidak, logikanya klo menggunakan air bersih untuk menyiram jalan aja cipratannya kotor apalagi klo menggunakan air got.

5. Polisi tidur
di perumahan-perumahan dan kampung yang dilewati jalan umum, hampir sebagian besar bisa dipastikan ada polisi tidur. polisi tidur oleh mereka digunakan sebagai penghambat laju kendaraan yang melewati ruas jalan. pada awalnya mungkin efektif, untuk menghambat laju pengendara, akan tetapi lama kelamaan banyak akibat yang ditimbulkan oleh polisi tidur. salah satunya adalah ketidaknyamanan melewati jalan yang sudah ada polisi tidur.

di salah satu desa yang biasa gw lewati, hampir tiap 20 meter terdapat satu polisi tidur, dari total panjang jalan 200 m. jadi tiap 20 meter terdapat 10 polisi tidur. klo satu polisi tidur saja sudah ngga nyaman, bagaimana dengan klo lewat 10 polisi tidur yang memenuhi jalan?

Iklan

Minuman Berbahaya

Kombet Rilis Minuman Berbahaya

JAKARTA – Hati-hati mengonsumsi minuman dalam kemasan. Terutama minuman berjenis isotonik. Zat pengawet yang ada dalam minuman kemasan itu sangat berbahaya. Salah satunya dapat menyebabkan penyakit sistemic lupus erythematosus (SLE) yang menyerang sistem kekebalan tubuh.

Komite Masyarakat Antibahan Pengawet (Kombet) kemarin merilis hasil risetnya terhadap 28 minuman dalam kemasan. Yang paling banyak diteliti adalah minuman isotonik. "Ternyata sebagian besar minuman dalam kemasan mengandung bahan pengawet yang membahayakan tubuh," kata Ketua Kombet Nova Kurniawan saat konferensi pers di Hotel Sari Pan Pasific kemarin.

Penelitian Kombet yang disupervisi Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Jakarta itu dilakukan di tiga laboratorium, yakni di Sucofindo Jakarta, M-Brio Bogor, dan Bio-Formaka Bogor. Ada dua zat pengawet yang dicari dalam minuman kemasan, yakni natrium benzoate dan kalium sorbet. Riset tersebut dilakukan 17 Oktober hingga 3 November 2006.

Hasilnya, minuman dalam kemasan diklasifikasi dalam empat kategori. Kategori pertama adalah produk yang tidak ditemukan bahan pengawet natrium benzoate dan kalium sorbat. Yakni, Pocari Sweat, Vita-Zone, NU Apple EC, Jus AFI, dan Sportion.

Kategori kedua, produk yang memakai pengawet natrium benzoat dan mencantumkannya di label kemasan. Minuman yang masuk kategori ini adalah Freezz Mix, Ize Pop, Nihau Orange Drink, Zhuka Sweat, Amazone, Kino Sweat, Arinda Sweat, Arinda Ice Coffee, Cafeta, Vzone, Pocap, Amico Sweat, Okky Jelly Drink, Deli Jus, dan Fruitsam.

Ada juga minuman yang mengandung dua pengawet, natrium benzoat dan kalium sorbat, tetapi hanya mencantumkan satu jenis pengawet. Yakni Mizone, Boy-zone, dan Zegar Isotonik. Yang paling parah adalah minuman yang mengandung pengawet, tapi tidak mencantumkannya dalam label kemasan. Minuman tersebut adalah Kopi Kap, Jolly Cool Drink, Zporto, Jungle Juice, Zestea, dan Mogu-mogu.

"Kategori ketiga dan keempat masuk dalam kategori pembohongan publik. Dirjen Pengawasan Obat dan Makanan Depkes harus bertindak tegas dan menarik produk tersebut dari pasar," kata Nova.

Kombet berencana melakukan class action terhadap BPOM karena mengeluarkan izin minuman berbahan pengawet yang membahayakan manusia. Produsen minuman juga dianggap melanggar Permenkes 722 Tahun 1988 tentang Bahan Tambahan Makanan. Juga UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta UU No 7 Tahun 1996 tentang Pangan. "Jalur hukum sedang disusun berkasnya," katanya.

Peneliti Lembaga Konsumen Jakarta (LKJ) Nurhasan yang ikut dalam konferensi pers kemarin mengatakan, perkembangan penyakit lupus meningkat tajam di Indonesia. "Tahun ini saja, di RS Hasan Sadikin Bandung sudah terdapat 350 orang yang terkena SLE (sistemic lupus erythematosus)," jelasnya.

Penyakit tersebut merupakan peradangan menahun yang menyerang berbagai bagian tubuh, terutama kulit, sendi, darah, dan ginjal. Hal itu disebabkan adanya gangguan autoimun dalam tubuh.

Sistem kekebalan tubuh seseorang yang seharusnya menjadi antibodi tidak berfungsi melindungi, tapi justru sebaliknya, menggerogoti tubuh sendiri. Gejalanya, kulit membengkak, kencing berdarah atau berbuih, gatal-gatal, dan sebagainya. "Penyakit ini menyebabkan kematian dan belum ada obatnya," terang Nurhasan.

Penyakit lain yang disebabkan bahan pengawet minuman dalam kemasan adalah kanker. "Karena itu, produsen minuman kemasan sebaiknya memperhatikan hak konsumen untuk sehat. Caranya dengan memperpendek masa kedaluwarsa atau menghilangkan sama sekali bahan pengawet dalam minuman kemasan," kata Nurhasan. (tom/fal)

http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=256676

Free Magz Indo punya

tahukah kalian klo di Indonesia tercinta ada majalah digital gratis?
ada beberapa majalah yang saya ketahui diantaranya adalah A&G, Vectorika dan G2G. jenis majalah pertama dan kedua adalah majalah design, sedangkan majalah yang no 3 berisi tentang review gadget terbaru.

gw hanya akan ngebahas majalah A&G ajah, yang kebetulan pada saat ini baru masuk vol 2. yang ngebikin majalah ini spesial adalah ni majalah gratis dan mungkin satu2nya majalah design digital diindonesia. kebetulan gw th ni majalah dr orangnya langsung, yg gw kenal di forum. dia adalah Petrus "dazeCreative" seorang yang kawak dibidang design. lets enjoy it

Agraphics_1106
Dear friends,
EDISI KEDUA majalah online pertama yang didedikasikan
untuk komunitas seni, desain, periklanan dan grafika secara GRATIS!
telah BEREDAR!!!

Edisi kedua mengetengahkan profil dan wawancara:
ISKANDAR SALIM, seorang artis digital painting dengan karya-karyanya yang begitu impresif dan sangat detail.

Jangan sampai dilewatkan, Tip & Trik Photoshop:
– Membuat Latar huruf Mosaik
– Wave of The future
– Mewarnai Foto dengan Blend Mode

Dan juga artikel menarik lainnya seperti :
Meningkatkan
Resolusi Gambar ; Sejarah Singkat Coca-Cola dan berbagai iklan &
promosi Coca-Cola dari awal tahun 1900an yang pasti belum pernah kamu
lihat.
Rubrik seni & budaya mengangkat tentang Zona Nyaman (Comfort Zone) dan Rubrik desain dengan DESAINER & BAHASA!!!

Dan
tidak ketinggalan, Galeri Vector Art, Galeri Iklan Kreatif Cetak &
Media Luar Ruang dan Galeri Iklan Televisi yang kereennn abissss!!!
Dan
rubrik lain, yang tidak pernah ketinggalan yaitu Resensi Buku dan
Resensi Aplikasi, ditambah dengan Galeri Huruf dan Photoshop Actions
& Brush Set!!!

FREE DOWNLOAD!!!! FREE DOWNLOAD!!!! FREE DOWNLOAD!!!! FREE DOWNLOAD!!!! FREE DOWNLOAD!!!!
Total File sekitar 25MB (Sudah dikompress), Total 58 halaman termasuk cover dalam format PDF.

Silahkan download dari salah satu link di bawah ini:
Rapidshare.com : http://rapidshare.com/files/2502586/A_G_Nov_2006.rar
Best Sharing      : http://www.bestsharing.com/files/ms001170050/A_G_Nov%202006.rar.html (password: pentium4)
MediaFire           : http://www.mediafire.com/?f59n2op726g

ENJOY
PETRUS
dazecreative

Sharing up your graphics resources!
LET’S JOIN http://groups.yahoo.com/group/graphicsresources 
subscribe : graphicsresources@yahoogroups.com

BYON = Built Your Own Notebook

 

PT Leadvision Technology, kemarin (30/08) di Jakarta, meluncurkan satu brand notebook
lokal baru bernama BYON. Berbeda dengan notebook bermerk lainnya,
karena mengadopsi konsep standarisasi Common Building Block (CBB), BYON
yang merupakan singkatan dari Built Your Own Notebook, memungkinkan
konsumen untuk memilih sendiri spesifikasi notebook yang akan
dibelinya.

Tak hanya itu, mirip seperti PC, konsumen nantinya juga dijanjikan dapat dengan mudah meng-upgrade berbagai
komponen notebook sesuai dengan kebutuhannya. Apalagi komponen yang
dipakai tak harus dengan komponen yang dikeluarkan oleh BYON, namun
bisa menggunakan komponen lain yang sama-sama menggunakan standar CBB.

Jenis komponen yang sudah masuk dalam standarisasi CBB tersebut meliputi layar LCD, kibor, baterai, power adapter, optical drive, hard drive dan CNP (Customizable Notebook Panel).

“Standarisasi komponen akan menjadi tren TI di masa mendatang karena
akan sangat berpihak pada pengguna,” ujar Chris Irwan Japari, marketing
director PT Leadvision Technology.

BYON sendiri hadir sebagai salah satu pilihan notebook kelas atas.
Dalam peluncuran perdananya, ada empat buah model yang ditawarkan,
terdiri dari BYON M2101 G/D, BYON M1621 G/D, BYON M1620 PN/D dan BYON
P2301 G/D. Seri M merupakan penanda bagi notebook yang menggunakan
layar LCD 14,1 inci, sedangkan seri P menggunakan layar LCD berukuran
15,4 inci.

Keempat produk tersebut sudah mendukung penggunaan prosesor Intel
Core Duo, dua di antaranya, malah sudah mendukung prosesor Intel Core 2
Duo. Kapasitas memori bisa dimaksimalkan hingga 2 GB. Bobot keempatnya
rata-rata berada di kisaran 2 kg. Soal harga tentu akan bervariasi,
tergantung spesifikasi pilihan konsumen. Hanya saja, Leadvision
menjanjikan harga yang relatif kompetitif mulai dari harga US$995
(sekitar Rp 9,15 jutaan)..

sumber:: http://komputeraktif.web.id/?p=885

WiMax

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah tanda sertifikasi untuk produk-produk yang lulus tes cocok dan sesuai dengan standar IEEE 802.16. WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar dalam jarak jauh.

Yang membedakan WiMAX dengan Wi-Fi adalah standar teknis yang bergabung di dalamnya. Jika WiFi menggabungkan standar IEEE 802.11
dengan ETSI (European Telecommunications Standards Intitute) HiperLAN
sebagai standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan WiMAX
merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan standar ETSI
HiperMAN.

Standar keluaran IEEE banyak digunakan secara luas di daerah
asalnya, Amerika, sedangkan standar keluaran ETSI meluas penggunaannya
di daerah Eropa dan sekitarnya. Untuk membuat teknologi ini dapat
digunakan secara global, maka diciptakanlah WiMAX. Kedua standar yang
disatukan ini merupakan standar teknis yang memiliki spesifikasi yang
sangat cocok untuk menyediakan koneksi berjenis broadband lewat media
wireless atau BWA.

Tinjauan teknologi

WiMax adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan standar dan
implementasi yang mampu beroperasi berdasarkan jaringan nirkabel IEEE
802.16, seperti WiFi yang beroperasi berdasarkan standar Wireless LAN IEEE802.11. Namun, dalam implementasinya WiMax sangat berbeda dengan WiFi.

Pada WiFi, sebagaimana OSI Layer, adalah standar pada lapis kedua,
dimana Media Access Control (MAC) menggunakan metode akses kompetisi,
yaitu dimana beberapa terminal secara bersamaan memperebutkan akses.
Sedangkan MAC pada WiMax menggunakan metode akses yang berbasis
algoritma penjadualan (scheduling algorithm). Dengan metode akses kompetisi, maka layanan seperti Voice over IP atau IPTV yang tergantung kepada Kualitas Layanan (Quality of Service)
yang stabil menjadi kurang baik. Sedangkan pada WiMax, dimana digunakan
algoritma penjadualan, maka bila setelah sebuah terminal mendapat
garansi untuk memperoleh sejumlah sumber daya (seperti timeslot), maka jaringan nirkabel akan terus memberikan sumber daya ini selama terminal membutuhkannya.

Standar WiMax pada awalnya dirancang untuk rentang frekuensi 10 s.d.
66 GHz. 802.16a, diperbaharui pada 2004 menjadi 802.16-2004 (dikenal
juga dengan 802.16d) menambahkan rentang frekuensi 2 s.d. 11 GHz dalam
spesifikasi. 802.16d dikenal juga dengan fixed WiMax, diperbaharui lagi menjadi 802.16e pada tahun 2005 (yang dikenal dengan mobile WiMax)
dan menggunakan orthogonal frequency-division multiplexing (OFDM) yang
lebih memiliki skalabilitas dibandingkan dengan standar 802.16d yang
menggunakan OFDM 256 sub-carriers. Penggunaan OFDM yang baru
ini memberikan keuntungan dalam hal cakupang, instalasi, konsumsi daya,
penggunaan frekuensi dan efisiensi pita frekuensi. WiMax yang
menggunakan standar 802.16e memiliki kemampuan hand over atau hand off, sebagaimana layaknya pada komunikasi selular.

Banyaknya institusi yang tertarik atas standar 802.16d dan .16e
karena standar ini menggunakan frekuensi yang lebih rendah sehingga
lebih baik terhadap redaman dan dengan demikian memiliki daya penetrasi
yang lebih baik di dalam gedung. Pada saat ini, sudah ada jaringan yang
secara komersial menggunakan perangkat WiMax bersertifikasi sesuai
dengan standar 802.162.

Spesifikasi WiMax membawa perbaikan atas keterbatasan-keterbatasan
standar WiFi dengan memberikan lebar pita yang lebih besar dan enkripsi
yang lebih bagus. Standar WiMax memberikan koneksi tanpa memerlukan Line of Sight
(LOS) dalam situasi tertentu. Propagasi Non LOS memerlukan standar .16d
atau revisi 16.e, karena diperlukan frekuensi yang lebih rendah. Juga,
perlu digunakan sinyal muli-jalur (multi-path signals), sebagaimana standar 802.16n.

 Keuntungan

Banyak keuntungan yang didapatkan dari terciptanya standardisasi
industri ini. Para operator telekomunikasi dapat menghemat investasi
perangkat, karena kemampuan WiMAX dapat melayani pelanggannya dengan
area yang lebih luas dan tingkat kompatibilitas lebih tinggi. Selain
itu, pasarnya juga lebih meluas karena WiMAX dapat mengisi celah broadband yang selama ini tidak terjangkau oleh teknologi Cable dan DSL (Digital Subscriber Line).

WiMAX salah satu teknologi memudahkan mereka mendapatkan koneksi
Internet yang berkualitas dan melakukan aktivitas. Sementara media
wireless selama ini sudah terkenal sebagai media yang paling ekonomis
dalam mendapatkan koneksi Internet. Area coverage-nya sejauh 50 km
maksimal dan kemampuannya menghantarkan data dengan transfer rate yang
tinggi dalam jarak jauh, sehingga memberikan kontribusi sangat besar
bagi keberadaan wireless MAN dan dapat menutup semua celah broadband
yang ada saat ini. Dari segi kondisi saat proses komunikasinya,
teknologi WiMAX dapat melayani para subscriber, baik yang berada dalam
posisi Line Of Sight (posisi perangkat-perangkat yang ingin
berkomunikasi masih berada dalam jarak pandang yang lurus dan bebas
dari penghalang apa pun di depannya) dengan BTS maupun yang tidak
memungkinkan untuk itu (Non-Line Of Sight). Jadi di mana pun para
penggunanya berada, selama masih masuk dalam area coverage sebuah BTS
(Base Transceiver Stations), mereka mungkin masih dapat menikmati
koneksi yang dihantarkan oleh BTS tersebut.

Selain itu, dapat melayani baik para pengguna dengan antena tetap
(fixed wireless) misalnya di gedung-gedung perkantoran, rumah tinggal,
toko-toko, dan sebagainya, maupun yang sering berpindah-pindah tempat
atau perangkat mobile lainnya. Mereka bisa merasakan nikmatnya
ber-Internet broadband lewat media ini. Sementara range spektrum
frekuensi yang tergolong lebar, maka para pengguna tetap dapat
terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range frekuensi
operasi dari BTS.

Sistem kerja MAC-nya (Media Access Control) yang ada pada Data Link
Layer adalah connection oriented, sehingga memungkinkan penggunanya
melakukan komunikasi berbentuk video dan suara. Siapa yang tidak mau,
ber-Internet murah, mudah, dan nyaman dengan kualitas broadband tanpa
harus repot-repot. Anda tinggal memasang PCI card yang kompatibel
dengan standar WiMAX, atau tinggal membeli PCMCIA (Personal Computer
Memory Card International Association) yang telah mendukung komunikasi
dengan WiMAX. Atau mungkin Anda tinggal membeli antena portabel dengan
interface ethernet yang bisa dibawa ke mana-mana untuk mendapatkan
koneksi Internet dari BTS untuk fixed wireless.

Semua itu mungkin-mungkin saja dengan adanya teknologi WiMAX. Namun
tampaknya, Anda harus bersabar sebentar karena teknologi ini masih
membutuhkan waktu untuk dapat tersedia di Indonesia.

sumber:: http://id.wikipedia.org/wiki/WiMAX

Legal = F4?

Legal vs F4

dalam satu kesempatan saya mendengar perbicaraan mengenai kertas folio yang disamakan dengan ukuran kertas F4. pada saat mencetak, mereka selalu kehilangan cetakan page number (no halaman). mereka menyarankan untuk mensetting margin bottom +- 5cm, sehingga page number bisa dicetak di kertas.

anggapan bahwa kertas legal sama kertas F4 adalah sepenuhnya salah. persepsi yang salah harus diluruskan! sebagaimana yang kita ketahui bahwa Legal dan F4 mempunyai dimensi panjang x lebar: 35,56 cm x 21,59 cm dan 33 cm x 21,59 cm. pantas saja page number tidak bisa dicetak, karena F4 lebih pendek 2,59 cm dibanding legal.

hal-hal yang tersebut di atas harusnya tidak terjadi klo seandainya mereka tau mengenai ukuran kedua kertas tersebut. apakah anda pernah mengalami kejadian konyol spt di atas???