seorang temen bercerita tentang pengalaman dengan seseorang yang dia sukai. dia ketemu waktu masih sekantor. dulu hampir tiap hari dia menelepon. ngga tanggung-tanggung, kadang kala percakapan sampai 1 jaman lebih. rasanya, sehari tanpa suaranya, bagaikan setahun ngga bicara dengannya.
seiring berjalannya waktu, temen tersebut pindah tempat kerja, jauh dari tempat kerjanya sekarang. bulan pertama, kedua, ketiga komunikasi via hp lancar. bulan berikutnya, komunikasi melalui handphone masih lancar. selanjutnya, komunikasi via hp terputus. sang ce memutuskan untuk tidak menggunakan kartu yang sama, yang notabene merupakan kartu hemat untuk komunikasi jarak jauh.
klo sebelumnya, sms selalu dibales, sekarang sudah ngga lagi. alasan sang ce, males sms. entah betul apa ngga alasan sang ce tersebut, namun sang temen masih terus berusaha untuk mengerti dan bersabar sambil terus berbaik sangka, "mungkin lagi ngga mood kali yah?!". terkadang terselip dalam benak sang teman, "kenapa dia ngga jujur aja yah?! ngomong apa adanya". toh walaupun pahit, itu lebih baek dari pada menyembunyikan hal sebenarnya.
suatu waktu, sang teman coba menghubungi sang ce. dia menelpon karena udah lama ngga denger suaranya. saat di telp, si ce memarahinya. kondisi seperti itu ngga sekali dua kali dialami, namun berkali-kali. pada akhirnya, sang teman memilih untuk ngga nelpon dari pada kena marah, milih ngga sms dari pada ngga dibales. walaupun ada rasa kangen di hati, tetep dia pendam dalam-dalam.
klo seandainya si ce, ngga pengen menjalin hubungan dengannya atau ngga ingin terganggu, tinggal bilang ajah, thats all. dia ngga akan menolak n bakal mafhum koq. toh dia tau kondisi, tp jangan biarkan ngambang kayak gitu. sungguh bener-bener ngga nyaman. maju salah, mundur salah.
dari realitas n kondisi diatas, sang temen berinisiatif untuk segera keluar dari masalah ini. suatu saat, pasti dia akan memutuskan untuk pergi dari si ce. namun, tidak untuk saat ini. karena sang temen masih inget kenangan bersama si ce. ya walaupun cuma sebentar, tapi cukup berkesan. waktu ketika pertama kali bertemu, menghabiskan makan siang bersama, main kerumahnya, bercanda, tertawa dst. dst.
"masih worth kah dia, untuk ditunggu?! atau sebaiknya ditinggalkan saja?!"
kayak lirik andra & the backbone
seribu wanita yang pernah singgah,
hanya datang n pergi dan tak ada hati
kaupun datang, ada yang berbeda
mengapa begini, apa yang terjadi
tak pernah sebelumnya, tak pernah ku duga
ku akui ku main hati
kutak bisa tuk memungkiri
….
or liriknya Lirik lagu Pilot – Sepanjang Hidupku
dengan dirimu kini ku bahagia
tak henti kau berbagi canda tawa
hilangkan gairah lelah hatiku
hadirmu mengubah arti hidupku
jadikan aku tawanan cintamu
ku serahkan seluruhnya untukmu
ku penuhi semua yang kau inginkan
tiada yang penting selain dirimu
reff:
sepanjang hidupku hanya ingin bersamamu
di setiap waktu, di setiap waktu
sepanjang hidupku tak ku relakan dirimu
tuk tinggalkan aku, tuk tinggalkan aku
sejuk kasihmu sampai ke tulangku
hingga detak jantungku kan berhenti
senyum manismu sinari hatiku
tulus setia cintaku hanya untukmu
or lirik juliette – bukannya aku takut
ku tak peduli
bila ku benar-benar cinta mati
ku tak peduli
ku memang begini
bila ku benar-benar cinta mati
ku tak peduli
apa saja yang ku inginkan kamu rela
reff:
bukannya aku takut akan kehilangan dirimu
tapi aku takut kehilangan cintamu
mungkin saja saat itu kau mempermainkan aku
seakan kau bisa membalas cintaku
kau takkan mengerti
yang selama ini aku rasakan, pasti
kau tak peduli
bila saja yang ku inginkan kamu rela
Komentar Terakhir