Prosedur Pembuatan SIM


senin, tanggal 02 juli 2007, saya memperpanjang SIM yang sebentar lagi habis masa berlakunya. karena tidak terbiasa mengurus — dulu waktu buat sim baru, diurusin ama calo hehehe — saya agak bingung mesti melakukan apa di Polres.

pertama berangkat, saya langsung menuju ke kantor samsat di sidoarjo. waktu masuk saya perhatikan g ada orang memegang formulir SIM, juga tidak ada loket yang bertuliskan pengurusan SIM. yang ada adalah orang yang mengambil dan mengisi formulir untuk pengurusan STNK. untuk memperjelas lagi, saya tanyakan ke petugas di front office. dia bilang klo mo ngurus SIM ke Polres Sidoarjo. oalah salah kamar to hehehe (maklum newbie hhuakakak)

kelar dari kantor SAMSAT, saya melanjutkan perjalanan ke Polres Sidoarjo. saya tanyakan ke orang yang saya temui di mana posisi Polres Sidoarjo. setelah agak lama muter-muter akhirnya saya sampai juga. saya di tawari calo, namu saya tolak karena saya pengen bisa ngurus sim sendiri.

di sana lagi-lagi saya bingung harus melakukan apa. saya menuju loket I dan membaca panduan pengurusan SIM. pada poin 1 disebutkan copy ktp or sim untuk perpanjangan sebanyak 3 lembar. sedangkan copy yang saya punya cuma 2 lbr. kemudian saya pergi untuk memfoto copy. kelar foto copy, saya lagi-lagi saya bingung harus melakukan apa?! saya kembali ke loket I dan lalu saya ke loket III. disana orang-orang mengambil formulir dan melakukan cap jari. g pengen bolak balik akhirnya saya catat prosedur pengurusan yang ditempelkan. kemudian saya masuk ke ruang di loket III dan menanyakan apa yang harus saya lakukan.

setelah mendapat penjelasan, lalu saya pergi ke kopegtel untuk membeli map untuk sim C Rp 1000. selanjutnya saya menuju loket pembelian asuransi (Rp. 17.000,-) dan ke loket tes kesehatan dengan membayar Rp. 10.000,- di loket kesehatan saya di tes oleh petugas. tesnya sendiri berupa tes mata dengan menunjukkan lembaran-lembaran kertas dengan angka yang berada pada bulatan-bulatan yang berwarna, dan prosesnya sendiri hanya butuh waktu 1 menit.

setelah kelar saya kembali ke loket III untuk mengambil formulir, saya isi kemudian dilakukan proses cap jari. lalu kembali ke ruang loket III untuk dilakukan pengecekan sidik jari. lalu ke ruang gudang arsip SIM, disini saya diminta membayar Rp. 3.000,-.

selanjutnya saya ke loket I, jika proses sebelumnya hanya digunakan untuk kelengkapan persyaratan mengambil formulir, di sini saya mengisi formulir untuk pengurusan SIM. untuk perpanjangan tarif yang di tetapkan sebesar Rp. 60.000,- sedangkan pembuatan SIM baru sebesar Rp. 75.000,-. disini diharuskan menunggu beberapa saat sampai petugas memanggil nama untuk menuju ke ruang tes teori.

untuk perpanjangan, diruang tes teori hanya diberikan briefing sedangkan untuk pengurusan SIM baru, diharuskan untuk ujian tes teori dan praktek di lapangan. jika gagal tes teori, atau pada tes praktek gagal, maka pemohon diharuskan untuk mengulang pada hari ke 14 setelah dilaksanakannya tes. selanjutnya dari ruang tes akan dilakukan pemotretan untuk sim, namun sebelumnya kita diminta untuk tanda tangan di kertas kecil dan oleh petugas kita juga akan diberi no antrian.

pada saat pemotretan kita diminta duduk sesuai dengan no antrian. disini juga kita akan diminta menempelkan jempol untuk cap jari, sekaligus diambil photonya. data kelengkapan juga akan diinputkan oleh petugas jika belum ada. untuk yang sudah memiliki sim/perpanjangan, petugas cukup menginputkan no SIM, selanjutnya data kelengkapan akan muncul secara otomatis. namun dari pengamatan saya, data yang sudah ada (SIM perpanjangan) masih berupa data lama, sama seperti ketika pertama kali saya mengurus sim. hal ini terbukti dengan data tinggi badan dan pekerjaan tidak terupdate. mungkin untuk alamat juga klo seandainya saya pindah akan tetap seperti alamat yang dulu :D untuk tanggal berlaku dan tanggal pembuatan sudah cukup bagus. selanjutnya dari sini kita tinggal menunggu sim jadi ..

berikut adalah prosedur pengurusan sim, agar anda tidak tersesat seperti saya :D dan prosedur ini dilaksanakan pada tanggal 02 Juli 2007 di Sidoarjo:
1. Copy KTP & SIM 3 lbr
2. Beli map di koperasi                      1.000
3. Beli Asuransi                                17.000
    Tes Kesehatan                              10.000
4. Ambil Formulir sidik jari + cap jari
   ke Gudang sim                                3.000
5. Ambil Formulir permohonan SIM
    Daftar di loket (pembaruan)           60.000
    baru 75.000
6. Uji Teori dan praktek (baru)
7. Antri Foto
8. Ambil SIM
9. Bayar parkir 1000 (500 pungli)     1.000

semoga bermafaat!

About these ads

4 comments

  1. wah wah malese praktek goleh sim angelllll gak lolos lolos,masak udah punya sim dari luar daerah mau perpanjang aja hars mulai dari awal, teori dan praktekkk, kan sim berlakau internasional… jadi mbok lihatkan sim lama, mana lg sim kan lom habisss , baru mau habuis….. langsung aja bnuat perpanjangan… tanpa proses dari awal….. ribet polisi iku…..payah polres sidoarjooo

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s